Membangun Generasi Qurani Menyongsong Masa Depan Gemilang
Memuat Waktu...
Pendaftaran Terbuka

Mari Bergabung Bersama Badko TKA-TPA Daerah Istimewa Yogyakarta

Bersama membina generasi Qur'ani yang cerdas, ceria, dan berakhlak mulia di seluruh wilayah DIY. Bergabunglah bersama ribuan unit TKA-TPA & ustadz/ustadzah lainnya!

Pembinaan Resmi Kurikulum Standar Badko Jejaring Se-DIY
Daftar Sekarang Proses Cepat & Mudah
Info Santri
Yuk semangat belajar mengaji hari ini!

FASI XIII Kulonprogo Terlaksana : Semangat Bupati untuk FASI XIII Kulon Progo, membuka”

Penulis 27 Sep 2026 210 Kali
FASI XIII Kulonprogo Terlaksana : Semangat Bupati untuk FASI XIII Kulon Progo, membuka”

KULON PROGO — Sebanyak 639 santri dari berbagai unit TKA, TPA, dan TQA se-Kabupaten Kulon Progo berkumpul dalam semarak Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Kabupaten Kulon Progo, Ahad, 27 September 2026. Kegiatan yang dipusatkan di SD Negeri Percobaan 4 Wates, Kulon Progo, itu menjadi ruang bertemunya anak-anak terbaik dari berbagai penjuru Kulon Progo dalam suasana penuh semangat, persaudaraan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

SD Negeri Percobaan 4 Wates sendiri merupakan satuan pendidikan negeri yang berada di Wates, Kabupaten Kulon Progo. (Referensi Data Kemendikdasmen)

Dari total 639 peserta, 188 santri berasal dari jenjang TKA, 235 santri dari TPA, dan 216 santri dari TQA. Mereka hadir membawa kemampuan, keberanian, dan doa dari unit masing-masing untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan yang menjadi bagian dari FASI XIII.

Gelaran ini menjadi catatan penting bagi perjalanan FASI di Daerah Istimewa Yogyakarta. FASI XIII Kabupaten Kulon Progo menjadi FASI tingkat kabupaten pertama se-DIY yang dilaksanakan pada tahun 2026.

Pagi itu, halaman dan ruang-ruang kegiatan di SD Negeri Percobaan 4 Wates seolah berubah menjadi lautan anak-anak Qur’ani. Ada yang datang dengan wajah penuh percaya diri, ada yang tampak tegang menunggu giliran tampil, sementara orang tua, ustaz, ustazah, dan para pendamping memberikan dukungan dari belakang.

Namun, lebih dari sekadar kompetisi, FASI menjadi pertemuan besar yang mempertemukan banyak hati dalam satu tujuan: membentuk generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, berakhlak, berani tampil, dan terus bertumbuh.

FASI sebagai Ruang Evaluasi Pembelajaran

Dalam sambutannya, Ketua Umum Badko TKA-TPA Daerah Kabupaten Kulon Progo H. Agus Wantoro, S.H. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan FASI XIII.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Bupati dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, BAZNAS, serta Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kulon Progo yang turut memberikan dukungan sehingga pelaksanaan FASI Kulon Progo dapat berjalan semakin kuat.

Menurutnya, pelaksanaan FASI tidak hanya dimaknai sebagai ajang perlombaan. Lebih jauh, FASI menjadi sarana evaluasi pembelajaran bagi unit-unit TKA-TPA. Dari panggung FASI, kemampuan santri dapat terlihat, proses pembinaan dapat dievaluasi, sekaligus menjadi pemantik bagi para ustaz dan ustazah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an.

Semangat tersebut sebenarnya telah tumbuh sejak pelaksanaan FASI di tingkat rayon. Sejumlah rayon di Kulon Progo sebelumnya juga telah menggelar FASI XIII sebagai tahapan menuju tingkat kabupaten. menempatkan FASI sebagai wadah pengembangan potensi, kreativitas, kecintaan terhadap nilai-nilai Islam, sekaligus silaturahmi antarsantri. 

“Bukan untuk Menentukan Siapa yang Menang dan Kalah”

Ketua Umum Badko TKA-TPA Wilayah DIY, Suprapto, S.Ag., dalam sambutannya mengingatkan bahwa FASI sejatinya tidak berhenti pada persoalan menang dan kalah.

“Bukan untuk menentukan siapa yang menang dan kalah, karena sesungguhnya santri-santri yang datang ke tempat ini adalah santri-santri yang berprestasi.”

Pesan itu menjadi pengingat bahwa keberanian seorang santri untuk tampil, belajar, berlatih, dan datang mengikuti FASI sudah merupakan bagian dari sebuah prestasi.

Lebih dari itu, FASI menjadi momentum untuk membangun ukhuwah Islamiyah dari berbagai penjuru Kulon Progo.

Di satu tempat, santri-santri bertemu. Mereka mungkin berasal dari rayon, desa, masjid, dan unit TKA-TPA yang berbeda. Namun di FASI, perbedaan itu bertemu dalam satu suasana persaudaraan.

“Dan kegiatan ini penuh dengan rasa ukhuwah,” lanjut Suprapto.

Semangat tersebut terasa kuat sepanjang kegiatan. Tepuk tangan tidak hanya diberikan ketika peserta dari kelompok sendiri tampil, tetapi juga mengiringi penampilan santri-santri lainnya. Sebab di atas panggung FASI, setiap anak memiliki kesempatan untuk bersinar.

KSSJ Hadir, Santri Berprestasi Mendapat Tali Asih

Usai sambutan Ketua Umum Badko TKA-TPA Wilayah DIY, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan tali asih atau pentasyarufan kepada santriwan dan santriwati berprestasi.

Pentasyarufan tersebut dilaksanakan oleh tim Komunitas Sedekah Subuh Jogja (KSSJ) kepada santri-santri berprestasi yang telah ditunjuk oleh Badko TKA-TPA Daerah Kabupaten Kulon Progo.

Dukungan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar untuk menjaga semangat para santri agar terus belajar dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Sebab terkadang, sebuah tali asih bukan hanya tentang nilai yang diterima. Di baliknya ada pesan sederhana yang begitu berarti bagi seorang anak:

“Teruslah belajar. Teruslah berprestasi. Ada orang-orang yang percaya kepada masa depanmu.”

Bupati Kulon Progo: “Kalau Satu Gedung Tidak Cukup, Kita Siapkan Dua Gedung”

Kehadiran Bupati Kulon Progo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., semakin memberikan warna pada perhelatan FASI XIII Kabupaten Kulon Progo.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa haru sekaligus kebahagiaan melihat semangat ratusan santri yang hadir.

Sebagai pemerintah daerah, ia mengaku merasa senang melihat kegiatan yang menghadirkan begitu banyak anak-anak dalam suasana keislaman.

Di tengah derasnya arus informasi yang begitu mudah diakses anak-anak, menurutnya, masih ada ikhtiar bersama untuk membangun pondasi keimanan dan keislaman sejak dini.

Ia menyampaikan kebanggaannya kepada para santri yang hadir.

“Saya sangat bangga dengan kalian anak-anak hebat, anak-anak sholeh yang ada di tempat ini dan di manapun.”

Bupati juga menyampaikan harapan agar festival seperti FASI mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dan terus dikembangkan.

Bahkan, ia memberikan gambaran dukungan yang begitu besar terhadap kegiatan tersebut.

“Kalaupun satu gedung tidak cukup, kita siapkan dua gedung. Kalau dua gedung tidak cukup, kita siapkan tempat yang lebih besar. Bahkan kalau perlu, kita hias, kita siapkan Alun-Alun Wates untuk menyambut anak-anak hebat ini.”

Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada anak-anak.

Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, anak-anak membutuhkan ruang untuk bertumbuh. Mereka membutuhkan lingkungan yang tidak hanya membuat mereka cerdas, tetapi juga mengenalkan mereka kepada nilai-nilai kebaikan, agama, akhlak, dan Al-Qur’an.

Dan FASI adalah salah satu ruang itu.

Rayon Galur Raih Juara Umum

Di penghujung rangkaian kegiatan, prestasi para santri akhirnya diumumkan.

Rayon Galur berhasil meraih Juara Umum FASI XIII Kabupaten Kulon Progo.

Predikat tersebut menjadi buah dari proses panjang pembinaan, latihan, doa, dan keberanian para santri untuk tampil memberikan kemampuan terbaiknya.

Namun, kemenangan Rayon Galur tidak menghapus makna perjuangan dari seluruh peserta.

Karena pada akhirnya, FASI bukan hanya tentang siapa yang membawa pulang piala.

Ada santri yang belajar mengatasi rasa gugup. Ada yang belajar menerima hasil dengan lapang dada. Ada yang menemukan keberanian untuk tampil di hadapan banyak orang. Ada pula yang pulang membawa pengalaman baru dan tekad untuk berlatih lebih giat.

Semua itu adalah kemenangan dalam bentuk yang berbeda.

Dari Kulon Progo Menuju FASI XIII Tingkat Provinsi

FASI XIII Kabupaten Kulon Progo kini telah menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju tahapan berikutnya.

Para santri terbaik akan membawa pengalaman dan prestasi yang mereka raih menuju FASI XIII Tingkat Provinsi DIY yang akan dilaksanakan pada 8 November 2026.

Namun, pesan untuk seluruh santri tidak hanya ditujukan kepada mereka yang nantinya menjadi wakil Kulon Progo.

Kepada seluruh santri TKA, TPA, dan TQA di manapun berada, teruslah berlatih. Teruslah membaca Al-Qur’an. Teruslah belajar. Jangan takut tampil, jangan takut gagal, dan jangan merasa kecil ketika melihat prestasi teman-teman yang lain.

Sebab setiap anak memiliki cahaya masing-masing.

Hari ini mungkin belum menjadi juara. Tetapi dengan latihan, doa, ketekunan, dan bimbingan para ustaz-ustazah serta orang tua, hari esok selalu memiliki ruang untuk menjadi lebih baik.

FASI XIII Kulon Progo telah membuka langkah.

Dari 639 santri yang datang dengan semangat, lahir cerita tentang keberanian, persaudaraan, dan kecintaan kepada Al-Qur’an.

Kini saatnya melangkah lebih jauh.

Selamat kepada seluruh santri yang telah berjuang di FASI XIII Kabupaten Kulon Progo. Selamat kepada Rayon Galur sebagai Juara Umum.

Dan untuk seluruh santri TKA-TPA-TQA di seluruh penjuru Daerah Istimewa Yogyakarta:

Teruslah bersinar. Teruslah berprestasi. Teruslah mencintai Al-Qur’an.

Mari kita sambut FASI XIII Tingkat Provinsi DIY, 8 November 2026 dengan semangat yang lebih besar, persaudaraan yang lebih erat, dan persiapan yang lebih matang.

Bukan sekadar mencari siapa yang terbaik, tetapi bersama-sama menumbuhkan generasi terbaik.

Sampai bertemu di FASI XIII Tingkat Provinsi DIY.

Dari panggung kecil hari ini, semoga tumbuh mimpi-mimpi besar untuk masa depan umat. ( Pembukaan FASI XIII Daerah Kulonprogo )

Video Keseruan

Komentar Santri & Pembaca (0)

Tulis Tanggapan Kamu

Belum ada komentar. Jadi yang pertama memberikan tanggapan!