Membangun Generasi Qurani Menyongsong Masa Depan Gemilang
Memuat Waktu...
Pendaftaran Terbuka

Mari Bergabung Bersama Badko TKA-TPA Daerah Istimewa Yogyakarta

Bersama membina generasi Qur'ani yang cerdas, ceria, dan berakhlak mulia di seluruh wilayah DIY. Bergabunglah bersama ribuan unit TKA-TPA & ustadz/ustadzah lainnya!

Pembinaan Resmi Kurikulum Standar Badko Jejaring Se-DIY
Daftar Sekarang Proses Cepat & Mudah
Info Santri
Yuk semangat belajar mengaji hari ini!

1.287 Santri Bersemangat, FASI XIII Bantul Menguatkan Langkah Menuju Generasi Saleh

Penulis 11 Oct 2026 149 Kali
1.287 Santri Bersemangat, FASI XIII Bantul Menguatkan Langkah Menuju Generasi Saleh

BANTUL – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XIII Daerah Bantul berlangsung pada Ahad, 11 Oktober 2026, bertempat di Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) II Kabupaten Bantul. Kegiatan ini diikuti sebanyak 1.287 santri TKA-TPA dari berbagai rayon di Kabupaten Bantul, sebagai wujud semangat generasi muda Islam dalam mengembangkan potensi, keterampilan, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, Rayon Kapanewon Banguntapan berhasil meraih gelar juara umum. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus buah dari kerja keras para santri, ustaz dan ustazah, orang tua, serta seluruh pihak yang turut mendukung proses pembinaan santri di lingkungan TKA-TPA.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ustaz H. Anas Yusuf selaku Pengurus BADKO TKA-TPA Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selain memberikan sambutan, ia juga mendampingi kegiatan pentasyarufan tali asih kepada santri pilihan. Kegiatan sosial ini diinisiasi oleh Komunitas Sedekah Subuh Jogja, sebuah program anak dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BADKO TKA-TPA DIY.

Pentasyarufan tali asih tersebut menjadi bagian penting dari penyelenggaraan FASI, bahwa di balik semarak perlombaan, terdapat nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat untuk saling menguatkan. Perhatian kepada santri diharapkan menjadi penyemangat agar mereka terus bertumbuh, berprestasi, dan istiqamah dalam menuntut ilmu serta mengamalkan nilai-nilai Islam.

Lebih dari Perlombaan, FASI Menjadi Ruang Pembentukan Karakter

Ustadzah Aqiella Fadia Risqi, S.I.Kom. sekretaris Panitia Fasi XIII Bantul. Menyampaikan harapannya agar semangat FASI tidak berhenti ketika perlombaan usai. Menurutnya, antusiasme dan euforia yang hadir selama kegiatan perlu terus dirawat dalam kehidupan sehari-hari para santri.

“Semoga euforia dan semangat FASI tidak hanya terasa saat hari perlombaan saja, tetapi terus hidup di keseharian anak-anak untuk senantiasa rajin belajar, mengaji, dan berakhlak mulia,” ungkapnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa FASI bukan semata-mata ajang untuk mengejar prestasi dan memperebutkan piala. Lebih dari itu, FASI merupakan sarana pembinaan generasi Qur’ani yang memiliki kecakapan, keberanian, kedisiplinan, serta akhlak yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ustaz, ustazah, dan orang tua yang telah mendampingi perjalanan anak-anak dalam belajar dan berproses. Kesabaran para pendidik dan keluarga dalam membimbing santri sejak tahap awal menjadi bagian penting dari keberhasilan pembinaan generasi penerus bangsa.

Lelah yang dirasakan panitia, pendidik, dan orang tua dalam mempersiapkan kegiatan ini bukanlah pekerjaan yang sia-sia. Sebaliknya, setiap waktu, tenaga, dan perhatian yang diberikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak Indonesia.

Merawat Solidaritas, Menumbuhkan Generasi Qur’ani

Penyelenggaraan FASI XIII Daerah Bantul juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas antarlembaga, rayon, pengurus BADKO, serta unsur kepemudaan Islam. Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak ruang positif bagi anak-anak dan santri untuk belajar, berkarya, berkompetisi secara sehat, serta mengembangkan potensi diri.

Harapan pun disampaikan agar BADKO dan kepemudaan Islam terus solid, inovatif, dan tidak pernah lelah menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi generasi muda.

Semangat Bantul Bisa Juara Satu diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai pencapaian tertinggi dalam kompetisi. Lebih dari sekadar piala dan gelar juara, kemenangan sejati adalah ketika para santri tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, mencintai Al-Qur’an, menghormati orang tua dan guru, serta menghadirkan manfaat bagi sesama.

FASI XIII Daerah Bantul pun menjadi pengingat bahwa membangun generasi saleh tidak cukup dilakukan dalam satu hari perlombaan. Dibutuhkan pendampingan yang berkelanjutan, ketulusan para pendidik, dukungan keluarga, serta kepedulian masyarakat agar semangat kebaikan terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab, prestasi boleh mengantarkan santri ke atas panggung juara, tetapi karakter dan ketulusanlah yang akan menuntun mereka menjadi generasi penerus bangsa yang sesungguhnya.

berikut ini adalah dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan FASI XIII Daerah Bantul :

dokumen foto (Kamera Fadhli) dokumentasi Video

Komentar Santri & Pembaca (0)

Tulis Tanggapan Kamu

Belum ada komentar. Jadi yang pertama memberikan tanggapan!